Badan Usaha Milik Kampus atau biasa disebut BUMK adalah sebuah badan usaha yang dikhusukan untuk mencari potensi sumber-sumber alternatif dana finasial yang bisa dikelola dan dimaksimalkan untuk kepentingan Sivitas Akademika Kampus. BUMK di Kampus IAI Al-Qolam bisa dikatakan lahir kembali atau dihidupkan kembali dengan turunnya Surat Keputusan dari Rektor kepada Bapak Joko Wibowo M.Pd sebagai Direktur dan Bapak Fahrurozi, S.HI., M.Pd sebagai Wakil Direktur BUMK pada tanggal 21 Agustus 2021 setelah dulu BUMK pernah ada tetapi tidak ada perkembangan karena suatu hal. BUMK IAI Al-Qolam itu sendiri berada dibawah pengawasan langsung oleh pihak Yayasan IAI Al-Qolam.

Sejak BUMK dirintis kembali terdapat 2 program yang nantinya akan dijalankan guna menopang ekonomi internal kampus yakni _Edupreneur_ dan Bisnis. Program _Edupreneur_ meliputi Seminar, pelatihan, kursus dan sebagainya yang menyasar kepada institusi-instutusi Pendidikan yang membutuhkan. Sedangkan kategori bisnis itu sendiri meliputi pengelolaan Al-Qolam Mart dan Kantin Mahasiswa. selain itu juga program bisnis ini membuka unit-unit bisnis baru seperti Gudang Grosir, Bakso dan dalam perencanaanya akan membuka Cafe.
Fahrurozi selaku Wakil Direktur BUMK dalam wawancara terbatas hari Kamis (13/1/22) mengungkapkan “Suatu perguruan tinggi tidak mungkin berkembang kalau secara perekonomian lemah, Al-Qolam sendiri harus mempersiapkan diri dan harus bisa bagaimana BUMK ini dirintis yang untuk kedepanya menyangga perkonomian kampus”. Badan Usaha di Al-Qolam ini memiliki target memberikan konstribusi income sebesar 20% dari total pendapatan asli kampus.
Kehadiran BUMK memberikan peluang bagi para mahasiswa untuk belajar lebih tentang berwirausaha. Hingga saat ini terdapat sekitar 20 Mahasiswa dari semua jurusan yang tergabung kedalam Staff BUMK IAI Al-Qolam.
“Keinginan BUMK sendiri Mahasiswa di kampus tidak hanya mendapatkan keilmuan secara akademik tetapi ada hal lain yang didapatkan seperti _soft skill_ atau keterampilan mungkin dalam wirausaha atau semangat wirausaha itu sendiri” Ucap Beliau.
